Orang Indonesia senang memesan tiket ke Mars

Hasil gambar untuk mars

Ingat tiket gratis ke Mars dibuka oleh Badan Antariksa AS (NASA). Saat ini, jumlah peminat terus meningkat, bahkan dari Indonesia, yang jumlahnya meningkat dua kali lipat.

Bagi Anda yang baru saja mendengar “tiket bebas” ini untuk Mars, itu tidak berarti bahwa mereka benar-benar bepergian ke Planet Merah. Anda tidak akan menerima boarding pass sampai Anda mendaftarkan nama Anda.

Nah, nama-nama yang terdaftar di NASA harus dibawa ke planet merah pada tahun 2020. NASA menyebutnya sebagai bagian dari program Mars 2020.

Seperti dapat dilihat di situs Mars 2020 Sabtu (29.06.2013) pukul 14.00 jam (WIB), sejauh ini 7,4 juta nama telah terdaftar.

Dibagi berdasarkan negara, Turki masih di atas dengan 2,4 juta nama. Dalam episode berikutnya ada India (876.000 nama), Amerika Serikat (808.000 nama), Cina (199.000 nama), Israel (194.000 nama) dan Korea Selatan (174.000 nama).

Sangat menarik untuk dicatat bahwa di tempat ketujuh ada orang Indonesia yang menyumbang 166.000 nama. Jumlah ini telah dua kali lipat sejak awal bulan.

Angka-angka ini terus berubah karena pendaftaran nama masih terbuka untuk dikirim ke Mars. NASA menerima pendaftaran hingga 30 September.

Kemudian, nama Anda ditulis pada microchip yang sangat kecil dengan berkas elektron sehingga microchip dapat merekam sejuta nama. Nama-nama tersebut disimpan di penjelajah robot NASA, yang harus diluncurkan pada pertengahan 2020 dan akan mendarat di planet Bumi terdekat pada Februari 2021.

Mars 2020 mendarat di kawah Jezero, sekitar 45 kilometer panjangnya. Di kawah ini dulunya adalah delta sungai. Tujuan dari robot penjelajah ini adalah untuk mencari tanda-tanda kehidupan, untuk mencari karakteristik geologis daerah tersebut, untuk mencari air beku dan untuk melakukan berbagai tugas lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *