Langkah yang Benar Mencuci Baju Batik agar Warnanya Tidak Cepat Pudar

Batik merupakan salah satu warisan budaya dan identitas Indonesia. Hampir setiap orang memiliki baju batik. Baju ini sangat fleksibel karena bisa dikenakan oleh pria, wanita, tua, muda bahkan anak-anak. Dulu, baju batik identik dengan acara formal seperti pernikahan. Namun seiring berjalannya waktu, batik banyak digunakan pada acara santai maupun informal. Saat ini corak dan warna batik semakin beragam, baik tradisional maupun kontemporer. Dulu baju batik hanya berwarna putih, hitam dan coklat. Gaun batik saat ini tampil dengan warna-warna cerah seperti merah, biru, pink dan lain-lain.

Ternyata keindahan corak dan warna baju batik akan bertahan atau tidak tergantung cara Anda mencucinya. Lantas bagaimana cara mencuci baju batik agar warnanya awet dan tidak cepat luntur? Yuk, simak langkah-langkahnya.

1. Rendam dalam air dingin

Untuk mencuci baju batik, langkah pertama adalah merendamnya dengan air dingin. Kita tidak perlu merendamnya terlalu lama, cukup sekitar lima belas menit. Selain itu, pisahkan pakaian batik dari pakaian lainnya. Biasanya warna baju batik akan luntur saat pertama kali dicuci.

2. Kucek dengan lembut

Setelah merendam baju batik, langkah selanjutnya adalah mencucinya. Pada pencucian pertama sebaiknya dilakukan secara manual dan jangan terlalu banyak menggosok kain. Pencucian selanjutnya bisa dilakukan secara manual atau menggunakan mesin cuci. Jika Anda menggunakan mesin cuci, atur dengan putaran pendek yang lembut. Jika Anda mencuci dengan tangan, gosok perlahan.

3. Gunakan pembersih khusus

Agar warna baju batik awet, Anda tidak bisa sembarangan menggunakan sabun cuci. Gunakan pembersih yang mengandung lecet dan biasanya digunakan untuk mencuci batik. Tuang sedikit deterjen ke dalam air yang berisi kain batik, lalu lanjutkan pencucian. Hindari penggunaan detergen karena dapat merusak serat dan warna kain.

4. Bilas hanya sekali

Baju batik sebaiknya tidak dibilas terlalu lama. Bilas perlahan dan hanya sekali. Mencuci baju batik terlalu lama akan membuat seratnya rapuh dan cepat rusak.

5. Jemur di luar ruangan

Jika tidak ingin warna baju batik Anda cepat luntur, hindari pengeringan. Setelah dicuci, kocok untuk mengurangi kelembapan berlebih pada serat. Selanjutnya, jemur di luar ruangan, tapi tidak terkena sinar matahari langsung. Selain langkah pencucian di atas, kita juga harus memperhatikan cara menyetrika baju batik. Hindari menggunakan setrika panas langsung ke bahan. Sebelum mulai menyetrika, taburkan sedikit air pada permukaan kain dan tutupi dengan kain bersih.

Dengan pencucian dan perawatan yang tepat, Anda akan dapat menikmati pola dan warna baju batik favorit Anda lebih lama. Semoga berhasil!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *