Menjajal Game-Game Terbaru Bandai Namco

Sebagai salah satu pengembang / penerbit game tersibuk di industri game saat ini, dengan begitu banyak judul untuk ditonton dan didiskusikan, Bandai Namco sebenarnya telah memposisikan diri sebagai salah satu ruangan yang paling dinantikan dengan proyek bernilai untuk saat ini. pantas untuk ditunggu. Dikutip dari tunecomic.com setahun terakhir ini, dikenal setidaknya dua jenis produk: game adaptasi anime dalam berbagai genre dan, tentu saja, judul asli raksasa lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan anime atau manga. Dengan banyaknya game yang bisa mereka bawa dan tunjukkan kepada publik di ajang E3 2018, akan menarik untuk melihat game seperti apa yang ingin mereka utamakan. Kesempatan menjajal game terbaru mereka akhirnya tiba di dua warung Bandai Namco yang berbeda. Satu dirancang untuk pengunjung non-antrian panjang, sedangkan yang lainnya hanya untuk media.

Seperti proyek impian yang mencari peluang untuk eksis, Jump Force adalah game pertempuran andalan baru Bandai Namco yang dibangun dengan Unreal Engine 4. Diformulasikan sebagai “perayaan” ulang tahun untuk rilis manga populer – Weekly Shonen Jump, Bandai Namco memiliki ambisi untuk menggabungkannya banyak karakter anime / manga terkenal di ruang yang sama dan membuat mereka bertengkar satu sama lain. Dengan format 3v3, pertarungan berlangsung menggunakan gerakan ikonik masing-masing karakter. Dalam sesi presentasi dan demo yang kami coba, jumlah karakternya masih terbatas. Namun melihat banyaknya karakter yang muncul di Weekly Shonen Jump dan potensinya untuk muncul di Jump Force, para penggemar anime / manga cenderung dimanja. Apalagi di trailer terbarunya, mereka mengonfirmasi keberadaan karakter seperti Death Note’s Light + Ryuk yang tak kamu duga akan muncul di game fighting seperti ini.

Tantangan menciptakan Jump Force tentu saja berakar pada pendekatan unik terhadap kualitas visual. Tidak hanya berupaya menghadirkan karakter anime tiga dimensi seakurat mungkin, mereka juga mendesain arena pertarungan dengan nuansa yang unik. Alih-alih mengambil dunia dari salah satu anime, mereka memutuskan untuk menggabungkan elemen penting dengan dunia nyata itu sendiri. Kemudian Anda dapat melihat pesawat ruang angkasa Freeza dihancurkan dan dikunci di salah satu lokasi dunia nyata yang tersedia. Bahkan bagi kami pribadi, itu tidak berkontribusi banyak pada kegembiraan pertempuran itu sendiri.

Dengan bisa menggunakan beberapa karakter yang mereka tunjukkan di trailer awal, sepertinya kita bisa menyederhanakan perasaan bermain Jump Force sebagai game fighting tiga dimensi spesial milik Bandai Namco yang sudah sederhana, yang akhirnya disederhanakan lagi. Sistem pertarungannya mirip dengan yang Anda temukan di Naruto Ultimate, misalnya, di mana kombinasi serangan dapat diakses hanya dengan menekan sebuah tombol berulang kali. Dengan hanya menekan tombol R2, Anda bisa mendapatkan pintasan serangan khusus yang bisa Anda akses. Sisanya? Menikmati serangan sinematik yang sangat destruktif memanjakan mata, yang pada beberapa karakter seperti Luffy misalnya, ternyata pantas. Sayangnya, efek sampingnya tidak permanen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *